Review Album: Efek Rumah Kaca “Sinestesia”

sinestesia-11
Cover album ketiga Efek Rumah Kaca, “Sinestesia” (demajors)

Dibutuhkan tujuh tahun dari album “Kamar Gelap” bagi  Efek Rumah Kaca untuk merilis album studio ketiga mereka, “Sinestesia”. Memuat enam lagu baru yang semuanya menggunakan nama-nama warna sebagai judulnya, kelompok pop minimalis asal Jakarta ini menawarkan sepaket materi yang segar bagi para pendengarnya.

Secara durasi, lagu-lagu yang terdapat pada album ini tergolong panjang dengan durasi di atas 7 menit per lagunya, dimana setiap lagunya dibagi dalam beberapa fragmen terpisah yang saling terhubung. Dengan konsep isi album seperti itu, Efek Rumah Kaca mampu memaksimalkan musikalitas mereka ke titik tertinggi lewat eksplorasi habis-habisan yang terasa lebih ambisius dari kedua album sebelumnya. Continue reading “Review Album: Efek Rumah Kaca “Sinestesia””